Tampilkan postingan dengan label LAPTOP & PC. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label LAPTOP & PC. Tampilkan semua postingan

Senin, 10 Februari 2020

LAPTOP DI BAWAH 10 JUTA BISA APA AJA!!! - ASUS A507UF

Buat kalian yang lagi mencari laptop yang cukup ramah di kantong,tapi bisa buat kerja,bisa di buat gaming juga,mungkin laptop ini cocok buat kalian,inilah ASUS A507UF.

Secara keseluruhan laptop ini serupa dengan laptop-laptop asus lainnya di kelas multimedia. Bobot laptop ini cukup ringan,beratnya hanya 1,7 kg saja,untuk laptop berukuran 15 inch,bobotnya cukup enteng dan bodynya juga tidak tebal di tambah juga chargernya yang cukup mungil membuat laptop ini sangat mudah untuk di bawa ke sana kemari.


cover bagian balakangnya berbahan plastik dengan tekstur abtrak yang membuat area ini tidak finger print magnet,dan untuk build qualitynya juga cukup baik,meski layarnya ini agak lembek,tapi oke lah.tapi sayangnya laptop ini masih belum bisa di buka dengan satu tangan dan membuka layar laptopnya pun perlu sedikit tenaga.tapi kerennya meskipun berbahan plastic,ASUS berhasil membuat tampang laptop ini cukup elegant dan mahal,seakan-akan dia menggunakan panel almunium.

Untuk bagian bottom case,laptop ini Nampak plain,bersih,hanya ada sedikit air intake dan ada akses door untuk mengakses RAM,selain itu ada sedikit lubang exhaust di area belakang ini.ohh iya gak lupa ada stiker windows 10 disini yang artinya laptop ini sudah include windows 10 dari pabriknya.

Untuk konektivitas di sebelah kiri ada charger port,usb 2.0,usb 3.0,indicator power,indicator batrai,exhaust port,micro sd card port,hdmi,dan audio combo jack. 
Sedangkan di sebelah kanan hanya ada kasington lock dan usb 2.0,cukup di sayangkan laptop ini tidak menyediakan port SD card,malah micro SD card yang lebih sering tidak terpakai dan juga  absennya LAN Port,tapi untuk LAN Port tidak terlalu masalah sih,tinggal beli konektornya apabila ingin memakai LAN,dan yang cukup disayangkan juga adalah masih adanya 2 buah port USB 2.0 di laptop dengan harga segini.

Untuk area workstation build quality yang di tawarkan oleh laptop ini cukup baik meski bahannya full plastik semua. Di area armrest dibuat bertekstur dan teksturnya ini cukup kasar,tetapi bagusnya tentu tidak fingerprint magnet dan untuk di area keyboard desainnya di buat seperti lubang-lubang spiker di tambah dengan embost logo sonic master di tengah-tengahnya.

Untuk touchpad seperti biasa,khas ASUS juga,ukurannya lebar cukup enak di pakai,cukup responsive,sudah support double gestur dan sudah tersedia fingerprint scanner,jadi kita bisa login hanya menempelkan jari kita saja di fingerprint scannernya.

Untuk Keyboardnya rasanya biasa saja,sama seperti laptop-laptop asus di kelasnya,keyboardnya cukup enak untuk di pakai ngetik-ngetik,tidak berat,dan tidak berisik,tapi untuk penggunaan gaming,keyboard ini rasanya kurang,yahh tentu lah karena laptop ini tidak di desain untuk bermain game,dan saat kita tidak sengaja menggunakan tenaga yang agak berlebihan saat mengetik,terjadi membal di keyboard ini,terutama area tengah dan area enter,jadi kalo ngetik atau main game di laptop ini santai aja yah,gak usah ngegas,dan satu hal lagi,buat kalian yang seri memakai numberik padnya mungkin akan merasa aneh di laptop ini karena ukuran numpadnya cukup kecil dan satu hal yang saya kurang suka di keyboard laptop ini adalah bergabungnya tombol power dengan keyboard yang sewaktu-waktu bisa saja tertekan tanpa sengaja

Untuk layar,laptop ini sudah mengusung nano edge display yang artinya bezel di laptop ini cukup tipis walaupun yang tipis cuman di bagian kanan dan kirinya saja,panel yang di pakai oleh laptop ini sayangnya masih panel TN,mengingat harganya,yahh wajar lah,tapi bagusnya meskipun ini TN,layar ini sudah menggunakan resolusi full HD 1920x1080 yang cukup jarang ada di laptop-laptop lain di harga yang sama,tapi seperti biasa,khasnya layar TN,viewing angle dari laptop ini cukup sempit.

Untuk sector dapur pacu,laptop ini menggunakan prosesor intel core i5 8250u dengan grafis Nvidia geforce MX130 2gb,RAM 4gb DDR4 2400mhz yang bisa di update menjadi 16gb dan 1 TB Harddisk yang dirasa cukup untuk kebutuhan komputasi ringan hingga menengah.
Dari test yang sudah saya lakukan,di cinebech R15,laptop ini mendapat score 520cb yang artinya cukup baik untuk prosesor kelas low watt,sedangkan untuk kemampuan grafis,saya test di unigine heaven,laptop ini mencatat score 539 dan average 21.4 fps dengan setting high Full HD yang dimana kemampuannya cukup baik untuk komputasi menengah dan juga beberapa game berat yang sudah pasti di set ke low hingga medium.

Untuk suhu,laptop ini mencatat suhu yang agak kurang baik untuk laptop dengan konfigurasi low watt,saat stress test,suhu laptop ini bisa menyentuh angka 81 derajat celcius dan terjadi panas yang cukup menggangu pada area armrest sebelah kiri dimana kita sering menyimpan tangan kiri kita,mungkin ini efek dari exhaust port yang teretak di sebelah kiri dan ukurannya pun cukup kecil.
Untuk suara dari spikernya,laptop ini biasa aja,tapi lumayan lah untuk ngiseng-ngiseng nonton film atau dengerin musik.

Untuk masalah harga,Laptop ini di jual dengan harga 8,8 juta rupiah untuk varian i5,6,8 juta rupiah untuk varian i3 dan 11,6 juta rupiah untuk varian i7.

Senin, 23 Juli 2018

REVIEW LAPTOP "ASUS FX503VD" PENERUS SI ASUS FX553VD

Setelah sukses dengan FX553VD nya,ASUS akhirnya kembali merilis seri penerusnya yaitu FX503VD. Seperti yang seri sebelumnya yaitu si FX553VD,seri FX503VD ini pun memiliki berbone yang sama dengan ASUS ROG GL503V Strix,hanya saja,tidak ada unsur ROG disni.

Untuk desain disini saya lihat sedikit berbeda dibandingkan dengan ROG GL503V,terutama di bagian LCD cover,pada ROG GL503V,desain LCD covernya terdapat garis yang membelah dari atas ke bawah,tapi untuk di FX503VD ini desain itu di hilangkan,hanya terdapat garis biasa di setiap sudut LCD cover yang mengarah ke tengah. Untuk bahan yang digunakan masih sama seperti pada seri FX553VD yaitu plastik,hanya saja plastiknya di finishing brush metal,jadi terlihat mengunakan bahan metal,padahal mah nggak. Meskipun begitu,build qualitynya okeh kok...

Selanjutnya kita ke I/O port di sebelah kanan ada Kasington lock,USB 2.0 dan SD card reader,sedangkan di sebelah kiri ada Power port,HDMI port ,2 USB 3.0 dan Audio combo jack. Jujur aja agak sedikit kecewa sih di bagian sini karena ngena banget pemangkasannya,bahkan USB 3.1 Type C pun harus absen di sini,beda dengan seri sebelumnya yang portnya masih bisa di bilang lengkap.

Sekarang kita masuk ke bagian display panel,layarnya masih megunakan TN beresolusi Full HD,untuk masalah brightness sih udah cukup okeh,tapi untuk masalah kontras dan akurasi warna nggak sebagus kakak2nya yang berlogo ROG,tapi untuk versi GTX 1060 nya sudah pakai IPS kok bukan TN.

Sekarang kita bahas area workstation,di bagian sini sih bahannya terbuat dari plastik,tapi di finishing brush,bahan seperti ini menurut saya sih okeh banget karena sidik jari jadi nggak begitu keliatan dan juga terlihat elegant. Di atas keyboard masih sama seperti ROG GL503,ada tombol power dan ada lubang sirkulasi udara,tapi jangan harap ada ROG button disini dan tombol volume. Untuk keyboard sih masih sama seperti ROG GL503,keynya cenderung pendek dan agak kurang empuk buat di pake ngetik,dan untuk backlit keyboardnya pun bukan RGB,tetapi hanya berwarna merah dengan 3 tingkat keterangan,yahh okeh lah daripada nggak ada sama sekali. Untuk touchpad sih biasa aja,standar banget untuk notebook gaming. 

Sekarang kita masuk ke spesifikasinya,laptop ini keluar dengan 3 SKU,ada yang mengunakan Intel core I5 7300HQ dan yang mengunakan Intel core i7 7700HQ serta mengunakan Nvidia GeForce GTX 1050 4GB dan GTX 1060 6GB,untuk performa benchmarknya yahh mirip-mirip sama temen-temennya yang punya spek setara.

Yang menurut saya lumayan itu ada di batrainya yang lumayan gede,batrainya sebesar 64Wh dan sangup bertahan sekitar 5-6 jam penggunaan ringan,sangat okeh sekali buat kita yang mobile bawa laptop sana-sini.

Untuk performa speakernya sih cukup baik,lebih baik dari seri FX553VD sebelumnya,meski tidak wow tapi setidaknya lebih baik dari sebelumnya.

Untuk kesimpulannya menurut saya laptop ini cukup okeh buat kalian yang butuh laptop performa tinggi tapi tidak perlu adanya embel-embel "ROG" meski memang untuk prosesornya sudah sedikit tertinggal,dimana laptop ini masih pakai 7gen,tapi buat kalian yang tidak terlalu konsen kepada performa CPU,sepertinya laptop ini masih cukup ideal untuk di pakai saat ini.

Harga ASUS FX503VD

FX50VD :
i5 7300HQ/8GBRAM/1TB SSHD/GTX1050-4GB/Win10 : Rp.12.299.000
i7 7700HQ/8GBRAM/1TB SSHD/GTX1050-4GB/Win10 : Rp.14.299.000

FX503VM :
i7 7700HQ/8GBRAM/1TB SSHD+128 SSD/GTX1060-6GB/WIn10 : Rp.20.299.000
Okeh sekian dulu aja untuk review laptop ASUS FX503VD,see you di artikel selanjutnya.



Sabtu, 02 Juni 2018

REVIEW LAPTOP "ASUS TUF GAMING FX504" NEW ENTRY LEVEL GAMING NOTEBOOK FROM ASUS!!!




 Logo TUF ( The Ultimate Force )


Selagi laptop seri ASUS ROG semakin mengekslusifkan brandnya,ASUS tidak mau kehilangan pasar di pasar menengah,seperti yang kalian tahu bahwa ASUS juga memiliki seri FX atau seri entry level gamingnya,tapi seri FX selalu ada di bayang-bayang ROG,jadi banyak orang yang menggangap kalo seri FX itu masih satu keluarga dengan ROG,nahhagar orang-orang tidak menganggap demikian,maka dari itu ASUS akhirnya memberi brand kepada seri FX yaitu "TUF" atau singkatan dari The Ultimate Force,yang dulu penamaan TUF hanya ada di seri motherboardnya. Okeh daripada basa-basi ini makin panjang langsung aja laptop yang akan kita bahas kali ini adalah FX504GD.

Dilihat dari desain,bentuknya nggak beda jauh dengan seri FX503,bahannya pun sama,masih terbuat dari plastik yang punya finishing brush,bagusnya karena bahan ini meskipun plastik namun terlihat kokoh dan solid,perbedaan yang terlihat hanya corak di LCD covernya lebih di agresif dibanding FX503 dan juga dari ketebalannya yang nampaknya sedikit menebal dibandingkan seri FX503 maupun ROG GL503,tapi untuk berat masih sama seperti seri FX503 ataupun ROG GL503,beratnya hanya sekitar 2,3kg aja.

Yang menurut saya cukup minus dari laptop ini ada di koleksi port,di sebelah kanan kosong nggak ada apa-apa kecuali kasington lock,di sebelah kiri ada power port,HDMI port,1 USB 2.0,2 USB 3.0,dan Audio combo jack. Sangat disayangkan dimana port USB 3.1 type C absen di laptop ini,bahkan SD card juga.

Untuk display,desas desusnya laptop ini akan mengunakan panel WVA yang lebih enak dilihat,tapi saaat acara launching kemarin,unit samplenya masih pake layar jenis TN,yahh moga aja pake panel WVA,dan untuk resolusinya sudah pasti Full HD 1920x1080,tapi untuk akurasi warna dan kontras pastinya nggak sebagus dengan laptop yang berlogo mata,yahh perkiraan sebanding dengan FX503 lah.

Untuk area workstation agak sedikit berbeda,di laptop ini sedikit di tambah aksen seperti aksen khas ROG strix versi terdahulu ( ROG GL502 & ROG GL553 ) meski cuman aksen,tapi menurut saya aura gamingnya cukup timbul di banding seri FX503. Sama seperti laptop-laptop gaming ASUS sekarang,tombol power sudah pisah dengan keyboard,dan juga keyboard yang di gunakan ASUS kali ini cukup berbeda,dimana pancaran dari backlit keyboardnya jauh lebih terang dan merata,mungkin kalo di MSI mah silver lining print kali yahh,meski backlit yang ditawarkan belum RGB,tapi backlit warna merahnya cukup keren dan nggak kalah kekinian. Untuk touchpad sih nothing special,sama seperti seri FX503 dan ROG GL503,yahhh seenggaknya cukup lah.

Okehh sekarang kita masuk ke performa,disini unit yang kita test yaitu versi basic atau versi paling bawah,prosesornya mengunakan Intel core i5 8300H gen8 Coffie Lake ditemenin RAM 8 GB DDR4 2666Mhz,Hybrid HDD Seagate Firecuda 1TB dan Nvidia GTX1050 4GB. Memang Intel i5 gen 8 ini masih 4 core dan 8 thread,tapi i5 yang kali sudah support hyper threading,turboboost up to 4Ghz,performanya lebih kenceng sedikit dibanding I7 7700HQ apalagi i5 7300HQ,sedangkan GPUnya performanya masih sama seperti laptop-laptop lain yang sama-sama mengunakan GTX1050 4GB. Yahh untuk gaming sih tidak terlalu banyak pengaruhnya,tapi untuk produktifitas,antara i5 7300HQ dan i5 8300H cukup jauh perbedaannya.

 Untuk performa suaranya sih nothing special,sama lah seperti ASUS FX503,tidak bagus tapi tidak jelek juga.

Untuk ketahanan batrai menurut saya disini masuk sebagai point minus dibanding seri FX503 atau ROG GL503,karena kapasitas batrainya kena sunat,pada seri FX503 batrainya berkapasitas 64Wh sedangkan di FX504 di sunat menjadi 48Wh,yahh untuk pengunaan ringan paling kuat sekitar 4-5 jam,sedangkan untuk gaming paling kurang dari 1 jam udah habis.

Untuk suhunya,laptop ini mengunakan sistem dual fan dual heatpipe,meski bukan seri ROG,laptop ini tetep masih memiliki fitur overboost yang bisa kalian gunakan lewat tombol FN,dan di coolingnya ini sudah anti-dust atau anti debu. Saat di pakai maen game sekitar 3 jam,suhunya bertahan sekitar 70 derajat celcius dan pada area keyboard pun tidak terasa panas ataupun hangat sama sekali,jadi untuk suhu nggak jadi masalah lah yahh.

Untuk upgade option,laptop ini sudah tersedia slot SSD M.2 kosong yang sudah support NvMe dan bisa kalian isi sampai 512GB,untuk RAM juga kalian bisa isi di slot yang masih kosong dengan kapasitas RAM sekitar 32GB dalam konfigurasi dual channel RAM.

Untuk fiturnya laptop ini sudah 7.1 channel audio dari Dts Headphone dan sudah membekal wifi dengan MU-MIMO,fitur yang cukup berguna untuk kebutuhan gaming agar experience gaming kalian jauh lebaih nyaman.

Kesimpulannya dengan hadirnya laptop ini,setidaknya buat kalian yang menganggap ROG terlalu mahal,kalian masih memiliki opsi laptop gaming ASUS yang nggak kalah keren dengan branding tentunya,dan juga Intel i5 generasi 8 ini menurut saya sudah cukup siap untuk mengantikan intel i5 geenerasi 7 perihal gaming dan kegiatan produktivitas.

Ada beberapa varian laptop ASUS TUF FX504 seperti di bawah ini :




ASUS TUF FX504 FUSION Desain

Buat kalian yang pingin laptopnya memancarkan aura gaming,kalian bisa pilih dengan desain Fusion,desain Fusion ini hanya di tambahkan garis-garis merah di sekitar LCD cover dan juga area worksation.



ASUS TUF FX504 Premium Steel Desain

Atau buat kalian yang nggak suka desain terlalu rame,kalian bisa pilih yang desain Premium Steel yang lebih kalem,tapi kalo dilihat jadi mirip FX503 yahh....tapi ya sudah lah,mungkin seri FX504 Premium Steel desain hadir buat gantiin seri FX503.
 Okeh buat kalian yang tertarik dengan laptop ASUS TUF FX504 ini kalian bisa dapatkan dengan harga :

FX504GD :
i5-8300H,GTX1050 4GB,1TB SSHD,Win 10 : Rp.12.799.000
i7-8750H,GTX1050 4GB,1TB SSHD,Win 10 : Rp.14.799.000

FX504GE :
i7-8750H,GTX1050Ti 4GB,1TB SSHD,128GPCIE,Win 10 : Rp.15.799.000

Okeh sekian dulu aja untuk review saya tentang laptop ASUS TUF gaming FX504,see you di artikel selanjutnya.

  










Rabu, 28 Februari 2018

REVIEW LAPTOP "ASUS FX553VD" ROG VERSI MURAH


Kalo ROG menurut kalian terlalu mahal,nih ASUS bikin seri terjangkaunya,yaitu seri FX,dan seri FX yang akan kita bahas kali ini yaitu FX553VD.

Kita mulai dari dersain,untuk desain,berbone yang di pakai oleh FX553VD ini identik dengan berbone yang di pakai oleh si ROG GL553VD,hanya saja brending ROGnya tentu saja di hilangkan,brending tersebut di ganti oleh logo ASUS. Bagian LCD cover pun tidak memakai bahan almunium seperti di ROG GL553 series,bahan LCD covernya hanya sebatas terbuat dari plastik saja,yahh maklum sih,karena harus menyesuaikan agar ada di segmen yang bener. Tapi LCD covernya nggak terlalu polos kaya si ROG GL553 series,di FX553VD ini terdapat garis warna merah yang mempercantik bagian LCD cover.

Untuk jumlah I/O port tidak ada yang hilang di FX553VD ini,masih sama jumlahnya dengan I/O port pada ROG GL553 series,di sebelah kanan terdapat Kasington lock,Optical disk drive,dan satu buah port USB 2.0. Sedangkan di sebelah kiri terdapat Power port,LAN port,HDMI port,dua buah USB 3.0,satu buah port USB 3.1 type C,dan Audio combo jack 3.5mm. Overall yahh portnya standar lah untuk notebook gaming.

Kita sekarang bahas bagian Displaynya,untuk display yang di pakai ASUS FX553VD ini pun mendapat penyesuaian,layar yang di gunakan disini hanya mengunakan panel berjenis TN,tidak seperti ROG GL553 series yang mengunakan panel IPS,tapi untuk resolusi layar masih serupa dengan ROG GL553 series yaitu Full HD 1920x1080,meski beresolusi sama,tentu kualitas gambarnya berbeda dan juga view angle yang tidak seluas IPS,tapi disini ASUS menyematkan WVE ( wide view angle ) di layarnya,jadi layarnya masih memberikan gambar dengan fokus meskipun sudut pandang pengguna bergeser sekitar 80 derajat ke kiri atau ke kanan,tapi tidak seperti layar berjenis IPS,saat kita lihat dari posisi atas,maka gambar akan runyam.

Setelah bahas display,sekarang kita bahas bagian workstation,untuk bagian workstation pun,terasa mengunakan ROG GL553 series,bahan yang di gunakan masih mengunakan plastik,tapi di ROG GL553 series pun pakai plastik kok,hanya saja finishingnya berbeda,untuk ROG GL553 series difinishing brush,sedangkan FX553VD di finishing dof,yahh bekas sidik jari bakalan sedikit timbul di bahan ini. Untuk keyboard sama persis dengan keyboard yang di pakai oleh si ROG GL553 series,hanya saja toots tiap keyboard di beri warna merah,tidak seperti ROG GL553 series yang di beri warna putih bening,untuk backlit,saya kira bakalan absen di laptop ini,tapi ternyata nggak,backlit masih di hadirkan walaupun hanya single color warna merah,tapi okeh lah,untuk harganya. Untuk pengalaman ngetik,tidak ada yang beda dengan mengetik di laptop ROG GL553. Untuk bagian touchpad pun masih sama seperti ROG GL553 series,permukaannya halus,tombolnya empuk,dan sudah support multi gesture.

Sekarang kita bahas spesifikasi,untuk spesifikasi,laptop ini di bekali prosesor Intel Core i7 7700HQ,untuk GPUnya sendiri mengunakan Nvidia GeForce GTX 1050 tapi di FX553VD ini mendapat penyesuaian,kapasitas VRAM yang harus turun ke 2GB GDDR5,beda dengan ROG GL553VD yang mengunakan kapasitas VRAM sebesar 4GB GDDR5. untuk RAM,ASUS sudah menyediakan RAM sebesar 8GB satu keping DDR4 2400Mhz dan bisa di update lagi sampai 32GB. Untuk kapasitas storage,sudah tersedia HDD sebesar 1TB 7200RPM,apabila masih kurang,kalian bisa tambahkan SSD M.2 di slot yang tersedia hingga berkapasitas 512GB.

Untuk performanya sih yahh seperti temen-temennya yang punya speksifikasi sama,dan disini saya cuman test satu game aja yaitu GTA 5,di GTA 5 kita dapet sekitar 60 fps di setting high,yahh udah okeh lah untuk ha
rganya.

Untuk performa cooling,sepertinya setup cooling yang di pakai di laptop ini bukanlah yang terbaik,hanya membekal 1 fan dan 2 heatpipe,mungkin banyak yang mengangap sistem cooling laptop ini buruk,tapi nyatanya nggak,saat full load lebih dari 1 jam,suhu dari CPU dan GPU tidak menunjukan angka yang menurut saya tidak menghawatirkan,suhunya stabil di angka 75 derajat saat full load. Setelah di lihat,laptop ini memang cuman membekal 1 fan saja,tapi,ukuran lubang exhaust yang berada di sebelah kiri memiliki ukuran yang cukup besar,mungkin ini yang menyebabkan suhunya baik meski cuman membekal 1 fan saja.

Untuk performa batrai,sayangnya kita tidak bisa berharap banyak untuk performa batrainya,batrai berukuran 44Wh ini hanya sangup sekitar 4 jam dalam komputasi ringan,seperti mengetik,browsing,atau menonton film,dan untuk komputasi gaming,laptop ini hanya mampu bertahan sekitar 49 menit saja.

Untuk performa speakernya sih menurut saya sangat standar,suaranya cenderung ke treble,dan bassnya relatif lemah,tapi untuk jernih nggaknya,saya akui jernih suaranya,meski memang berasa kurang nendang gara - gara bass nya yang rendah tadi.

Kesimpulannya,menurut saya laptop ini cocok buat kalian apabila kalian memang membutuhkan laptop yang fokus ke performa doang,dan tidak perlu branding ROG,fitur yang ASUS berikan di laptop ini pun sama persis dengan fitur yang ASUS berikan di lini ROG GL553 mereka,jadi saat saya mencoba mengunakannya,saya merasa tidak ada bedanya saat mengunakan laptop ini dengan laptop ROG GL553.

Untuk harga,laptop ini menurut saya cukup terjangkau untuk speksifikasi yang di berikan
i7 7700HQ,GTX1050,8GB RAM,1TB HDD : IDR : 10.999.000
i7 7700HQ,GTX1050,8GB RAM, 128GB SSD,1TB HDD : IDR : 12.499.000

Sabtu, 24 Februari 2018

REVIEW LAPTOP GAMING "ASUS ROG STRIX GL553VE"


Sebuah notebook gaming dengan rinch harga sekitar 20 juta kebawah memang banyak yang mengincarnya,termasuk si laptop yang satu ini,tanpa berbasa basi lagi inilah Asus ROG GL553VE.

Pertama kita akan bahas bagian kulit luarnya. Pada bagian LCD cover menggunakan bahan almunium yang di finishin brush berwarna hitam dengan aksen 2 garis yang mengapit logo ROG,dan kali ini bukan berwarna merah seperti pada generasi GL sebelumnya,melainkan orange,dan nggak lupa juga,aksen garis dan logo ROG nya menyala dengan sangat terang di kondisi kelap.

Setelah tadi di bagian LCD cover,sekarang bagian ke area bottom cover,atau bagian bawah. Di bagian bawah yang terbuat dari plastik terdapat aksen garis abtrak yang terlihat seperti tato yah kalo menurut saya,dan ada logo ROG yang di grafir tentunya. Pada bagian rubber foot,diberi aksen berwarna orange,dan tidak lupa juga terdapat lubang sirkulasi udara masuk di bagian bawah.

Sekarang kita masuk ke bagian I/O port,pada bagian sebelah kanan terdapat Kasington lock,Optical Drive,dan 1 buah USB 2.0,dan pada bagian sebelah kiri terdapat Power port,LAN port,HDMI port,2 buah USB 3.0,1 buah USB 3.1 Type C,dan 1 buah Audio combo Jack 3.5. Menurut saya portnya sudah bisa di bilang lengkap,meski seharusnya sih ada mini display port yahh....cuman yahh okeh lah....

sekarang kita masuk ke bagian workstation,di bagian ini bodynya hanya terbuat dari plastik,tapi di finishing cukup baik oleh Asus,terasa solid dan kokoh. Untuk bagian keyboard menurut saya sih okeh,keyboard yang sudah di susun sedemikian rupa untuk keperluan gaming,seperti space bar yang di perbesar,isolasi tombol arrow ( tombol panah ) dan di pisahnya tombol F4 dan F5,susunan keyboardnya sama persis dengan susunan keyboard yang ada di GX700,untuk travel distancenya,laptop ini menawarkan sekitar 2,5mm,ketinggian sih menurut saya untuk ngetik,tapi untuk gaming,keyboard setinggi ini malah menawarkan fill yang lebih greget,tak lupa juga,pada bagian tombol WASD sudah di high light,dan tak lupa juga,sudah tersedia backlit RGB yang warnanya bisa kita atur lewat software. Untuk touchpad menurut saya sih biasa aja,nggak terasa ada perbedaan dengan laptop lain,yahh bisa di katakan standar lah...

Setelah di bagian workstation,sekarang kita bahas Displaynya,untuk display,laptop ini menawarkan resolusi 1920x1080 atau Full HD,disini pun saya lihat akurasi dan kontras warnanya cukup okeh,ditambah lagi panel yang di pakai disini adalah panel IPS dari LG philips,sudah pasti lah,wide view anglenya sangat luas,kita geser ke arah mana aja fokusnya masih okeh kok,cuman untuk black level menurut saya sih terlalu gelap,apa cuman perasaan saya doang yahh....??

Sekarang kita bahas performanya,laptop ini di bekalin Intel Core i7 7700HQ,RAM 16GB DDR4 2400Mhz single channel,Nvidia Geforce GTX 1050TI 4GB VRAM GDDR5,SSD M.2 SATA 256GB dan hard disk 1 TB dengan speed 7200RPM. sesuai dengan ekspetasi,laptop ini bisa menjalankan GTA 5 setting high lebih dari 60 fps,Mafia 2 setting mentok kanan dapet sekitar 80 fps lebih,Resident Evil 6 setting mentok kanan dapet sekitar 60fps lebih,dan Resident Evil 7 setting high dapet sekitar 50 - 60 fps. tapi yahh dengan GTX 1050 TI belum bisa semua game di setting mentok kanan,tetap ada yang menyesuaikan. Untuk performa speakernya,menurut saya basic banget,cenderung lebih ke trable dan bassnya nggak terasa. Untuk ketahanan batrai pun nggak ada yang berubah dari GL552 versi terdahulu,batrai berukuran 44Wh ini cuman sanggup bertahan sekitar 4 jam saat penggunaan ringan seperti browsing dan ngetik. Sedangkan untuk gaming,laptop ini cuman sanggup tahan sekitar 49 menit,yahh terasa standar banget untuk sebuah laptop gaming.

Overall kalo menurut saya sih nih laptop udah okeh sih dari segi build quality dan juga displaynya,ohh iya sedikit curhat aja,banyak orang yang cibir laptop ini itu overprice,tapi kalo menurut saya pribadi sih harga yang di tawarkan untuk laptop ini itu sudah pas,karena banyak orang yang mungkin mereka cuman lihat dari segi spesfikasinya doang,nggak liatin kelebihan - kelebihan lain yang di tawarin di laptop ini,seperti RAM 16 GB,SSD 256GB,layar IPS,build quality yang oke.

okeh segitu dulu untuk review laptop ASUS ROG GL553VE,buat yang ingin membelinya,sekarang ada varian SKU yang lebih murah.

GL553VE : i7 7700HQ,GTX1050TI,SSD 256GB,1TB HDD,16GB RAM : IDR : 20.299.000
GL553VE : i7 7700HQ,GTX1050TI,1TB HDD,8GB RAM : IDR : 16.800.000

Kamis, 19 Oktober 2017

REVIEW LAPTOP "COMPAQ PRESARIO V3000" PERKASA PADA JAMANNYA


Adakah dari kalian yang pernah atau bahkan masih pake laptop ini??laptop yang bisa di bilang perkasa pada jamannya,okeh inilah HP Compaq Presario V3000.

1. DESAIN

Untuk segi desain,laptop ini menurut saya keren dan elegant pada masanya,dimana bahan plastiknya di hias pake garis - garis abstrak di LCD cover sampe ke bagian workstation.

Khas dari produk jaman dulu adalah kuat - kuat,sama seperti laptop ini,dimana LCD covernya ini bener - bener kokoh dan solid,meski memang belum bisa di buka pake satu tangan,bezel LCD covernya menurut saya cukup tipis di bagian bawah LCD,tapi bezelnya agak tebel di bagian atas LCD,di LCD covernya tertulis "widescreen" sepertinya laptop ini hadir saat widescreen baru keluar dah.

2. PORT KONEKTIVITAS

Untuk kelengkapan port sebelah kanan :
- Kasington lock
- Charger port
- 2 USB 2.0
- Optical disk drive

Untuk kelengkapan port sebelah kiri disini saya jujur banyak port yang saya nggak tau nama portnya apa,yang jelas ada port :
-VGA port
- Explansion port
- 1 USB 2.0
- LAN port
Sisanya ada 3 port lagi yang nggak tau nama portnya apa.

Untuk kelengkapan port di depan :
- 2 audio jack

3. WORKSTATION

Untuk workstation menurut saya cukup keren,dan ada yang unik dimana di laptop ini untuk mematikan speaker,touch pad,dll tidak pake kombinasi tombol FN,tapi sudah ada tombolnya dan tombolnya bisa dibilang touchscreen,cukup keren pada masanya bahkan di laptop sekarang pun jarang yang nawarin fitur kayak gini.

Untuk experience saat mengetik dan pake touchpad di laptop ini menurut saya enak - enak aja,cuman kalo udah biasa pake laptop jaman sekarang,pasti fillnya bakalan nggak enak banget,tapi disini saya nggak test gaming yahh karena....( you know lah 😂😂 )

Untuk layar laptop ini cuman ber resolusi 1280 x 800 yang resolusinya buat jaman sekarang,rendah banget,tapi jaman dulu pasti resolusi segini udah cakep banget,ditambah kontrasnya yang lumayan baik.

4. PERFORMA

Untuk performa laptop ini di bekalin Intel Core 2 Duo T5250 1,5Ghz,buat jaman dulu performa segini pasti kenceng.

Untuk storage,laptop ini cuman di bekalin Harddsik 160 GB aja,storage segede gini buat jaman sekarang bisa muat apa??tapi mungkin di jamannya storage yang cuman segini udah di bilang cukul luas.

Untuk Memory RAM,laptop ini cuman di bekalin RAM sebesar 512MB DDR2 doang loh,buat sekarang 4GB aja udah kurang banget,apalagi 512MB,tapi kembali lagi ke jamannya,mungkin di jamannya RAM segede ini udah berasa pake RAM 2GB di jaman sekarang.

Untuk performa speaker yahh suaranya lumayan,tapi agak pecah kalo volumenya di besarin,tapi yahh buat di jamannya,segini udah oke kok.

5. KESIMPULAN

Menurut saya laptop ini sangat baik pada jamannya,untuk performa yang di tawarin,enak lah untuk di pake kerja,mungkin sekarang pun masih enak - enak aja kalo di pake kerja ngetik - ngetik ringan seperti ngetik di office word,presentasi pake power point,atau buat daftar kasbon di exel :v 

Untuk menanajemen panas,menurut saya sih agak panas yahh,padahal cuman di pake ngetik - ngetik doang,yahh mungkin karena laptop yang saya coba umurnya udah tua banget dan belum pernah ganti thermal paste,mungkin kalo di ganti kayaknya lebih adem lagi.

Untuk masalah ketahanan  batrai disini saya nggak tau pasti tahan berapa jam karena laptop yang saya pegang batrainya sudah tidak kuat,bahkan baru boot up aja udah mati,mungkin perkiraan kalo waktu masih baru,batrainya tahan sekitar 1 jam lah.

Okeh segitu dulu komentar saya tentang laptop lagend,perkasa pada jamannya yaitu HP Compaq Presario V3000,see you di artikel selanjutnya.

Selasa, 17 Oktober 2017

REVIEW LAPTOP "LENOVO IDEAPAD 310 15ABR" ULTRABOOK ATAU NOTEBOOK SIH...??


Ultrabook itu biasanya menawarkan harga yang cukup mengocek kantong,tapi tidak dengan laptop ini,inilah LENOVO IDEAPAD 310 15ABR.

1. DESAIN

Dilihat dari desain,laptop ini kalo dari segi ukuran berbone sudah masuk kelas ultrabook menurut saya,desain tipis dan portable membuat laptop ini seperti ultrabook versi terjangkau.

Untuk desain bagian LCD cover disini bener - bener polos hanya ada logo Lenovo yang di letakan di pojok kiri atas khas Lenovo,material plastik polos kayaknya membuat LCD covernya jadi gampang terbaret,untuk desain inchnya pun udah seperti Ultrabook,display panel bisa di tidurkan sampai 180 derajat.

2. PORT KONEKTIVITAS

Untuk kelengkapan port sebelah kanan :
- Kasington lock
- Optical Disk Drive
- 2 USB 2.0

Untuk kelengkapan port sebelah kiri :
- Charger port
- VGA port
- LAN port
- HDMI port
- 1 USB 3.0
- SD Card reader
- Audio combo jack

3. WORKSTATION

Untuk workstation menurut saya laptop ini keliatan simpel banget,bahan plastik polos masih mendominasi bagian workstation,sesuai dengan target pasarnya kalo laptop ini lebih menargetkan pasarnya ke pasar multimedia.

Untuk keyboard,menurut saya enak - enak aja untuk di pake ngetik tapi kalo di pake maen game rasanya kayak kurang enak,tapi entah kenapa menurut saya toots tiap keyboard terasa kebesaran,mungkin perlu penyesuaian kali yah,karena kalo dilihat toots keyboardnya keliatan besar - besar,beda dengan vendor - vendor lain.

Untuk layar menurut saya cukup bagus,dengan resolusi Full HD di harga 7 juta,mungkin ini kelebihan dari laptop ini,tapi sayangnya layar yang digunakan di laptop ini jenisnya TN,jadi view anglenya sempit,padahal layarnya udah bisa tiduran sampe 180 derajat,layarnya pun relatif lembek dan agak fleksi,tapi masih wajar di harga segini memang rata - rata masih begitu.

4. PERFORMA

Untuk performa,laptop ini di bekalin CPU AMD APU A12 9700P 2.5Ghz turbo boost sampe 3.4Ghz yang di pasangin ama kartu grafis AMD Radeon R7 + AMD Radeon R8.

Untuk storage,laptop ini cuman di bekalin harddisk 1TB 5400RPM tampa ada slot SSD,untuk memory RAM,laptop ini di bekalin RAM sebesar 8 GB DDR4 yang bisa di upgrade lagi sampe 16 GB di slot satunya.

Untuk kualitas speaker yang bersertifikasi Dolby audio ini menurut saya suaranya kenceng meski lokasi speakernya ada di bawah,tapi sayangnya menurut saya suara yang di hasilin agak kurang halus.

5. KESIMPULAN

Menurut saya laptop ini cocok buat kalian yang tipe orangnya mobile,harus bawa laptop sana - sini,karena laptop ini tipis dan enteng buat di bawa kemana - mana,beratnya aja cuman 1.9 kg,berbonenya udah menyerupai ultrabook,untuk masalah portabilitas dan harga,laptop ini udah rekomended buat kalian yang nyari Ultrabook versi kere hore,tapi seperti sasaran pasarnya,laptop ini agak kurang worth it kalo di bawa gaming,apalagi di resolusi full HD,untuk maen game triple A seperti GTA 5,kalian harus setting mentok kiri dan resolusi HD,minimal kalian mendapatkan sekitar 25 - 35 fps.

Untuk manajemen panas menurut saya laptop ini lumayan,pas full load panasnya nyebar sampe ke tempat dimana kita nyimpen tangan kiri kita,suhunya berada di sekitar 75 derajat,mungkin efek dari lokasi exhaust yang nembak ke depan layar.

Untuk ketahanan batrai menurut saya daya tahannya cukup singkat,saat pemakaian ringan,laptop ini tahan sekitar 3 jam dan saat full load,laptop ini tahan sekitar 45 menit,untung chargernya nggak berat di bawa kemana - mana.

Untuk harga,laptop ini di bandrol dengan harga 7 juta rupiah saja.

Okehh sekian dulu review dari laptop Lenovo Ideapad 310 15ABR,see you di artikel berikutnya.

Senin, 16 Oktober 2017

REVIEW LAPTOP "ASUS A555L" MULTIMEDIA OKE,GAMING OKE


Buat kalian yang cari laptop pas untuk kebutuhan multimedia dan gaming kelas menengah,ASUS A555L ini mungkin cocok buat kamu.

1. DESAIN

Ditinjau dari segi desain,ASUS A555L ini keliatan cukup elegant,meski bodynya full plastik,tapi ASUS berhasil membuat bahan plastik tersebut terlihat elegant.

buat kalian yang suka warna merah,kuning,hitam,biru,ada kok pilihan warna LCD covernya,untuk sisi ketahanan LCD covernya menurut saya cukup solid meski sayangnya layarnya agak fleksi.

2. PORT KONEKTIVITAS

Untuk kelengkapan port sebelah kanan :
- Optical disk drive
- 1 USB 2.0
- 1 SD card reader
- 1 audio combo jack

Untuk kelengkapan port sebelah kiri :
- Charger port
- LAN port
- VGA port
- HDMI port
- 2 USB 3.0
- Kasington lock

3. WORKSTATION

Untuk bagian workstation disini menurut saya cukup memancarkan aura elegant,untuk experience saat mengetik di laptop ini menurut saya enak - enak aja di pake ngetik lama,tapi kalo di pake buat gaming,fill nya agak kurang dapet,yahh maklum sih namanya juga laptop yang di rokumendasikan buat multimedia bukan buat gaming.

Untuk display panel,ASUS A555L ini masih ber resolusi HD dan juga pake layar jenis TN tampa lapisan matte sama sekali,yahh untuk layar bener - bener standar banget.

4. PERFORMA

Untuk performa laptop ini di otakin sama Intel i5 5200U 2.2Ghz up to 2.7Ghz yang di jodohin ama kartu grafis Nvidia Geforce GT930M 2GB DDR3,okeh lah performanya untuk multimedia dan untuk game kelas menengah.

Untuk storage laptop ini cuman di bekalin harddisk 500GB 5400RPM yang kayaknya untuk sekarang udah bukan standar harddisk laptop - laptop ukuran segede ini,untuk memory RAM,dia cuman di bekalin RAM 4GB DDR3L yang pastinya low banget rasanya di berbone segede ini masih segitu RAM nya.

Untuk performa speaker menurut saya sih lumayan,suaranya cukup detail tapi suaranya nggak terlalu kenceng dan bassnya relatif lemah.

5. KESIMPULAN

Untuk kesimpulannya menurut saya laptop ini cocok buat kalian yang masih sekolah atau mahasiswa,dengan berat yang enteng,cuman 2,1 kg aja,dan juga berbonenya yang cukup tipis membuat laptop ini bisa masuk di tas biasa.

Untuk masalah manajemen panas menurut saya sih suhunya aman - aman aja,suhunya nggak nyampe 72 derajat saat full load,tapi kalo main game lebih dari 1 jam,mungkin bakalan kerasa agak anget di bagian kiri keyboard sama di bagian atas keyboard,yahh mungkin efek dari posisi lubang exhaust yang berada di belakang dan buang udara panas ke depan layar.

Untuk ketahanan batrai,laptop ini tahan sekitar 5 jam saat pemakaian ringan dan kurang lebih 40 menit saat pemakaian full load.

Untuk harga laptop ini di bandrol dengan harga sekitar 7.3 juta untuk semua varian warna.

  1. Okeh sekian dulu review dari laptop ASUS A555L,see you di artikel berikutnya.